Agustus 31, 2022

Makan apa di Old Shanghai Sedayu City?

Nyadar nggak sih, kalau beberapa waktu belakangan ini makin banyak tempat nongkrong di Jakarta yang mengusung konsep unik? Nggak sebatas coffee shop atau restoran, tempat-tempat ini menyajikan konsep di mana kamu bisa kulineran, hangout, sambil foto-foto bareng teman dan keluarga. Salah satunya adalah Old Shanghai yang berlokasi di Sedayu City.


Pagoda utama di Old Shanghai


Sebenarnya Old Shanghai bukan tempat pertama yang mengusung tema China Town. Sebelumnya sudah ada Pantjoran PIK yang viral, bahkan di Bandung juga ada Cibadak China Town yang pernah aku review di sini (sayangnya, tempat ini sudah nggak beroperasi lagi).


Kalau melihat konsep dan tenant yang mengisi Old Shanghai maupun Pantjoran PIK, sepertinya mereka berdua masih satu management. Old Shanghai sendiri berlokasi di Sedayu City, area baru yang dikembangkan developer swasta di dekat Kelapa Gading, Jakarta Utara. Akses ke sana cukup mudah untuk transportasi pribadi, apalagi ada flyover khusus yang menyambungkan Sedayu City dengan jalan utama di Kelapa Gading. Sayangnya, belum ada jalur transportasi umum yang langsung melewati Old Shanghai. Sebagai alternatif, kamu bisa naik LRT ke Pegangsaan Dua, lalu lanjut naik ojol ke tujuan.


Tempatnya cukup luas dan lumayan banyak tempat duduknya. Beberapa area ada yang full outdoor, ada yang semi outdoor dengan atap di ruangan terbuka, ada juga tenant yang menyediakan seating full indoor. Untuk area parkir sebenarnya nggak terlalu luas, tapi mereka punya area tambahan yang dibuka saat weekend. 


Tenant makanannya banyak banget, mulai dari cemilan, minuman segar, sampai makanan berat yang halal maupun yang non halal. Beberapa tenant nggak menyediakan pembayaran dengan kartu debit atau kredit, jadi siapkan cash atau pembayaran via QRIS ya!



Setelah mengunjungi Old Shanghai beberapa kali, ini dia makanan dan minuman yang aku coba beserta ratingnya.


Bakmie Kepiting Pontianak - 8/10

Bakmienya enak, mienya yang keriting halus. Segar banget, apalagi ada tambahan jeruk nipis. Walaupun kepitingnya sedikit, tapi topping seafood lainnya lumayan mengobati.

Bakso Goreng - 9/10

Salah satu bakso goreng halal yang rasanya enak! Crispy di bagian luar, tapi masih lembut kenyal di bagian dalam. Sausnya juga cukup segar dan cocok jadi cocolan.

Es Duren - 9/10

Kombinasi es krim rasa durian dengan buah durian asli. Potongan kacang almondnya bikin tambah enak dan memperkaya teksturnya.

Korean Macaron - 6/10

Seperti macaron pada umumnya, tapi fillingnya lebih tebal. Unik sih, tapi terlalu manis for my liking. Harganya juga cukup pricey.

Es Tebu - 8/10

Minuman simpel yang super segar dan manis alami. Walaupun agak mahal dari harga pasaran es tebu pada umumnya, sih.

Nasi Goreng Gila Kerang - 9/10

Nasgor gila diupgrade dengan kerang tumis. Rasanya? Enak! Porsinya juga gede banget, sesuai dengan harganya.

Hoy Tod Omelette - 9/10

Viral banget, kalau datang weekend harus siap-siap antri lebih dari 30 menit untuk dapetin ini. Tapi emang enak. Gurih, kenyal, kaya rasa dan tekstur deh pokoknya! Aku lebih suka yang pakai cumi dibandingkan yang oyster. 

Asinan Buah - 8/10

Segar banget. Walaupun agak mahal, tapi variasi buah yang dipakai memang lebih banyak dan sedikit berbeda dibanding asinan kebanyakan.




Jadi, Old Shanghai worth it buat dikunjungi apa nggak, nih?



Yes! Kalau kamu ingin coba berbagai kuliner unik dan enak sekaligus hangout sama teman dan keluarga, Old Shanghai patut jadi tujuanmu. Baiknya datang pas weekday karena cukup sepi even di jam makan siang/malam. Datang pas weekend juga sebenarnya nggak masalah, asalkan kamu rela meluangkan waktu sedikit lebih banyak untuk antre di beberapa tenant yang selalu ramai pengunjung. Tertarik untuk datang?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

emerge © , All Rights Reserved. BLOG DESIGN BY Sadaf F K.